Hari ini tanggal 12 september 2011 untuk pertama kalinya lagi maulina nolong partus (persalinan). Sebenarnya ya gak pertama kalinya juga sih, karena sebelum sebelumnya juga sudah pernah nolong. Tapi kali ini untuk pertama kalinya maulina menolong sebagai seorang bidan sesungguhnya, ya gitu ddech kan udah yudisium, walau belum resmi gelar amd.keb nya tapi kan sudah layak. Untuk pertama kalinya juga maulina menolong dengan mendapatkan bayaran, wah senangnya..
Malam itu maulina lagi gak bisa tidur, biasa lagi asik ngoprol. Kira kira jam 1 malam baru bisa memejamkan mata, Maulina merasa sangat ngantuk jadi rencananya mau tidur sampai siang. eits bangun dulu deh buat sholat subuh baru lanjut lagi...
Tiba tiba jam 4 malam ah pagi deh, kan sudah lewat jam 12 malam (apa pun itu).. ibu bidannya maulina menelpon "wi, kerumah ya.. ada inpartu 2 orang." oke bu.. maulina dengan sergap penuh semangat pengen nolong partus lagi (lama sih gak nolong lagi). Tiba tiba bapak bangun juga kerena denger maulina buka pintu kamar. "kenapa wi?"/ "ada partus". Tanpa banyak omong, bapaknya maulina langsung menurunkan beat merah dan supra biru ...
eits,,, kok 2 motornya?? satu aja cukup kan..
sabar dulu, ceritanya belum selesai...
Maulina pun sudah siap bergegas menuju ke rumah bidannya, maulina pun pergi dengan supra birunya.. lho lho... beat merahnya dikemana kan?? ternyata bapak maulina pun ikut mengantar dari belakang dengan beat tersebut... mengingat maulina adalah anak perempuan satu satunya jadi ada rasa was was oleh bapaknya takut kalau terjadi apa apa dengan maulina. Padahal bapak maulina itu kalau terkena udara malam besok paginya langsung kurang enak badan, tapi demi anak tercinta beliau rela....
Sungguh beruntung maulina punya orang tua yang sangat perhatian, belum tentu semua anak perempuan satu satunya diperlakukan begitu oleh orang tuanya,, ya kan?!! percaya dech..
maulina diantar cukup sampai di depan rumah bidan. setelah itu maulina pun masuk ke rumah tersebut dan berkenalan dengan 2 orang pasien. yang pertama sudah pembukaan 5 cm dengan riwayat anak ke tujuh, dan yang satunya lagi gak tau pempukaan berapa karena maulina belum diberi tau oleh bidannya dengan riwayat anak pertama, maulina pun menyiapkan peralatan untuk pertolongan persalinan untuk keduanya... pikirnya maulina itu pasien ke dua yang bakal partus duluan, coz sakitnya sudah lumayan sering... eh tiba tiba pasien pertama yang melahirkan duluan. Langsung dech pegang kepala, sanggah susur, potong tali pusat. Wah bahagianya, telah membantu persalinan kembali, tanpa ruptur pula. (bukan sombong lho ya)
Usut punya usut ternyata pasien pertama ini adalah tetangga maulina. Maulina sebelumnya tidak tau karena maulina janrang keluar rumah dan tidak begitu tau dengan pendatang baru. pasien itu adalah ibu dari murid ngaji ibunya maulina. hehe
Belum sempat maulina membersihkan pasien pertam, pasien kedua pun merintih kesakitan. ternyata yang inijuga mau melahirkan.wah wah gelagapan maulina. maulina langsung lepas handscoen dan ganti hanscoen baru, nolong lagi dech. Hanya berdua dengan bidannya.
Sebenarnya hari ini maulina kena jadwal libur, jadi setelah kiki datang untuk kerja dan maulina pulang ke rumah. Sebenarnya gak langsung pulang sih. Ngisi dulu partograf dan makan sarapannya kiki, hehehe malak dulu lah.
Hmm itu lah pengelaman pertama maulina menolong persalinan setelah mendapat gelar amd.keb walau belum resmi. ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar